Hubungan Pengetahuan Ibu dan Pemantauan Pertumbuhan Balita dengan Keaktifan Kunjungan ke Posyandu
DOI:
https://doi.org/10.33143/jhtm.v2i1.345Keywords:
pengetahuan ibu, pemantauan pertumbuhan, keaktifan kunjungan ke PosyanduAbstract
Data dari cakupan penimbangan balita setiap bulan yang dilakukan Posyandu dalam wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya dengan menggunakan indikator SKDN dengan jumlah total Balita pada tahun 2014 sebanyak 1246 balita, maka diperoleh partisipasi masyarakat dengan jumlah balita yang ditimbang 549 balita atau D/S (44,0%), cakupan program (K/S) 100%, kelangsungan program dengan jumlah Balita yang ditimbang 549 atau D/K (44,0%). Status gizi Balita yang ditimbang 548 atau N/D (43,1%). Pencapaian program dengan jumlah Balita 237 atau N/S (19,0%). Hal ini menunjukkan pemanfaatan posyandu oleh masyarakat kurang karena target D/S di Puskesmas tersebut jauh dari target D/S secara Nasional yaitu 80%.Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan pemantauan pertumbuhan Balita dengan keaktifan kunjungan Balita ke Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar tahun 2015.Kesimpulanterdapat hubungan pengetahuan ibu dan pemantauan pertumbuhan Balita dengan keaktifan kunjungan Balita ke Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar tahun 2015.References
Adisasmito, W. (2012). Sistem Kesehatan. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.
Arif W. (2011). Hubungan Antara Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunung Pati Semarang. Universitas Negeri Semarang.
Arikunto. S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rhineka Cipta, Hal: 120, 236.
Budiraharjdo, S. (2011). The Golden Age. Diunduh dari alamat http://edukasi.kompasiana.com/.
Depkes, (2012). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Surabaya: Bakti Husada, Hal:300, 304.
Depkes RI. Riset Kesehatan Dasar (2011). Jakarta : Badan Penelitian dan PengembanganKesehatan Kemeterian Kesehatan RI.
Febriane, S., Meretas mati suri posyandu, Kompas, di peroleh dari http:// kompas.com/kompascetak/0610/02/utama/2999452.htm, diambil tanggal 7 Pebruari 2011.
Ferizal, Y. (2012). Proses pelaksanaan manajemen pelayanan posyandu terhadapintensitas posyandu : analisis data sakerti 2000. Yogyakarta : UGM Press.
Fitriani, S. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita kePosyandu di Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2011. FKM Unsil, 2011.
Hadi, S. (2012). Psikologi Perkembangan.Gadjah Mada Universiy Press. Yogyakarta.
Hartaty. (2012). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita dengan Kunjungan kePosyandu Kelurahan Bara-Bara Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Bara Makassar.Makasar : Universitas Hasanuddin.
Khotimah. (2012). Jurnal Ilmu Teknologi Dan Seni, volume 1 no.3: Politeknik Darussalam Palembang.
Krisnamurti, D. (2012). Pola Makan yang Benar, Turunkan angka Kematian Bayi dan Balita.http://gaya hidup/read.
Kristiani, (2012). Pemanfaatan Pelayanan Posyandu Di Kota Denpasar. http://lrckmpk. ugm.ac.id.
Marsi. (2011). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Balita datang ke Posyandu di wilayah Kecamatan Bekasi Utara. Depok. Fakultas Kesehatan masyarakat. Universitas Indonesia.
Mubarak & Chayatin. (2012). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.
Ngastiyah. (2011). Perawatan Anak Sakit.Edisi kedua. Jakarta: EGC.
Notoadmojo. S.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Pamungkas, L. (2011). Hubungan antara Faktor Pengetahuan, sikap, dan kepercayaan dengan Perilaku Ibu Berkunjung ke Posyandu di Kelurahan Garabag Kabupaten Magelang.http://eprints.undip.ac.id/diakses tanggal 28 Oktoner 2013.
Poerdji, S. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Balita Berkunjung KePosyandu. Jakarta: Badan Litbang Kesehatan.
Prayogo, A. (2011). Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Anak Usia 1-5 tahun. Diakses tanggal 28 Oktober 2013. www.idai.or.id.
Puskesmas Krueng Barona Jaya. Laporan Bagian Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. 2013.
RISKESDAS. (2011). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. Diakses oleh www.litbang.depkes.go.id/...riskesdas2010/Laporan_riskesdas_2010.pdf.
Roesli, U. (2011). Inisiasi menyusui Dini, Pustaka Bunda, Jakarta.
Sambas. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Balita datang ke Posyandu di Kelurahan Bojongherang Kabupaten Cianjur tahun 2012. Depok. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia.
Silaen, H. (2011). Hubungan Pengetahuan Ibu, Pemanfaatan Posyandu dan Faktor lainnya terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bromo, Medan tahun 2011. Depok. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia.
Soni, D. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu di Kota Pariaman tahun 2012. Depok. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia.
Sulaeman, E. (2011). Manajemen Kesehatan, Teori dan Praktik di Puskesmas Yogjakarta. Gadjah Mada Universiti Press.
Supariasa. (2012). Penilaian Status Gizi, Edisi I, EGC, Jakarta.
Suwandono A. Existing situation of the community based health system and effort to revitalize. Proceeding of Round Table Discussion on Reforms of the Indonesian Community Based Health System; 2012Maret; Jakarta.
Soetjiningsih. (2012). Tumbuh Kembang Anak. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta: EGC.
Sembiring N. (2011). Posyandu Sebagai Sarana Peran Serta Masyarakat Dalam Usaha Peningkatan Kesehatan Masyarakat. Medan:USU Digitalized library.
Saifudin, Abdul B. (2011). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sudjatmoko, A. (2011). Kader Posyandu Membaur Menciptakan Manusia Sehat di Puskesmas. Medika,.
Thayib, A. (2012). Struktur Rumah tangga Muslim, Surabaya: PT. Risalah Gusti.Uphoff. 2012. Program-Program Posyandu, Bagian I. Jakarta.
Widiastuti, I., A dan Kristiani. Pemanfaatan Posyandu di Kota Denpasar. Yogyakarta: Program Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan, Universitas GadjahMada, 2012.
Downloads
Published
Issue
Section
License
I. ORIGINALITY, AUTHORSHIP, AND COPYRIGHT
The manuscripts submitted for publication must be research works written in English that have not been previously published and  are not being considered for publication elsewhere. All the authors must have agreed to the submission and to the order of their names on the title page. They must also have agreed that the corresponding author may act on their behalf throughout the editorial review and publication process. The corresponding author is responsible for obtaining such agreement.
Requests for changes in authorship (order of listing or addition or deletion of names) after submission should be accompanied by signed statements of agreement from all the parties involved. To maintain and protect the publisher‘s ownership and rights and to protect the original authors from misappropriations of their published work, author(s) are required to sign a Journal Publishing Agreement and send it to the editorial office (jhtm@uui.ac.id).
II. PERMISSION
The author is responsible for acquiring the permission(s) to reproduce any copyrighted figures, tables, data, or text that are being used in the submitted paper. Authors should note that text quotations of more than 250 words from a published or copyrighted work will require grant of permission from the original publisher to reprint. The written permission letter(s) must be submitted together with the manuscript.
III. EDITORIAL REVIEW AND REVISION
All papers will be critically read by at least two anonymous reviewers, selected for their competence in the subject area of the paper. Acceptance of the paper will depend upon its scientific merit and suitability for the journal. A paper may be accepted in its original form or subject to revision.
The reviewers' (and editor's) suggestions will be conveyed to the author, who will then have an opportunity to revise the paper. A manuscript returned to an author for revision can be held for a maximum of eight weeks.
The accepted paper will be edited by native English speakers. The cost of language editing service is currently free.
IV. PROOFS
Galley proofs (PDF format) for an accepted article will be sent by e-mail to the corresponding author for copyediting corrections. The core content of an article cannot be changed at this time. It is the author's responsibility to check the entire manuscript, including tables, figure legends, and cited reference numbers, not just the items queried. The proofs should be corrected and mailed to the editorial office within 48 hours of receipt in order to expedite publication. Only one set of corrections will be accepted. In other words, it is important to ensure that all of your corrections are sent to us in one communication.
V. Â REPRINTS
Five free reprint copies of the published article will be shipped to the corresponding authors in Indonesia only, approximately two weeks after the issue is printed. Authors, including overseas authors, who wish to purchase reprints, are required to complete the Reprint Order Form, which will be sent with the galley proofs to corresponding authors. This form must be returned together with the corrected galley proofs.