PENGARUH PIJAT AKUPRESURE TERHADAP PENGURANGAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TM 1 DI TPMB DELIMA WINDA MAOLINDA

Authors

  • Futri Yani Universitas Sari Mulia
  • Dwi Rahmawati Universitas Sari Mulia
  • Eirene Eunike Mediana Gaghauna Universitas Sari Mulia
  • Frani Mariana Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5307

Keywords:

Akupresure, Ibu Hamil, Mual Muntah

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 80% pada wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah berlebihan. Hiperemesis gravidarum menyebabkan komplikasi berbahaya pada kehamilan. Terapi akupresure memiliki pengaruh besar dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil.

Tujuan: Menganalisis Pengaruh Pijat Akupresure Terhadap Pengurangan Mual Muntah Pada Ibu Hamil TM 1 di TPMB Delima Winda Maolinda.

Metode: Berjenis kuantitatif, dengan rancangan pre-eksperimental dan pendekatan one group pretest – posttest design. Sampel sebanyak 30 orang. Teknik sampel purposive sampling . Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon.

Hasil: Semua responden menderita mual muntah sebelum mendapatkan terapi (100%). Mayoritas responden tidak menderita mual muntah setelah mendapatkan terapi dengan jumlah 24 dari 30 responden (86,7%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = <0,001 < 0,05 artinya terdapat pengaruh terapi pada ibu hamil trimester 1 dengan mual muntah.

Simpulan: Ibu dengan frekuensi ringan menurun menjadi tidak mual muntah. Ibu dengan frekuensi sedang menurun menjadi ringan. Ibu harus tetap melakukan akupresure secara mandiri sebagai tindak lanjut dari terapi akupresure di TPMB Delima Winda Maolinda.

References

Dwi Sura Retnoningtyas, R., Kumala Dewi, R., Sayyid Ali Rahmatullah, U., & artikel, R. (2021). Pengaruh Hormon Human Chorionic Gonadotropin dan Usia Ibu Hamil terhadap Emesis Gravidarum pada Kehamilan Trimester Pertama Info Artikel ABSTRAK. http://ejournal.iainponorogo.ac.id/index.php/jtii

Ketut Citrawati, N., & Dewa Putu Arwidiana, I. (2023). Characteristic Description of Emesis Gravidarum Case to Pregnant Woman in 1st Trimester. Indonesian Journal of Global Health Research, 5(2), 217–222. https://doi.org/10.37287/ijghr.v5i2.1580

Mariantari, Y., Lestari, W., & Studi Ilmu Keperawatan, P. (2014). HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI, USIA IBU, DAN GRAVIDA TERHADAP KEJADIAN EMESIS GRAVIDARUM. In JOM PSIK (Vol. 1, Issue OKTOBER).

Mariza, A., Rohmayanti, E., Yuviska, I. A., & Utami, V. W. (2022). Pengaruh Akupressur terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I. Malahayati Nursing Journal, 4(10), 2687–2696. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i10.6514

Mulyandari Ani, & Alvina, D. (2022). TERAPI AKUPRESUR PADA IBU HAMIL DENGAN EMESIS GRAVIDARUM. JMNS Journal of Midwifery and Nursing Studies, 4(2).

Ning Atiqoh, R., Novelia, S., Dewi, A., & Putri Aryanto, G. (2024). Factors Associated with the Incidence of Hyperemesis Gravidarum among First-Trimester Pregnant Women. Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ), 4(2), 211–217. https://doi.org/10.53713/nhsj.v4i2.344

Widowati, R., Muslihah, S., Novelia, S., & Kurniati, D. (2020). Penyuluhan dan Pemberian Minuman Madu Jahe Pada Ibu Hamil Trimester Satu Dengan Emesis Gravidarum. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 163–170. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.56

Downloads

Published

2025-10-27