HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI TERHADAP SIKAP MASYARAKAT TENTANG KEHALALAN OBAT DI KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG

Authors

  • Fitria Fitria Universitas Ubudiyah Indonesia
  • Umar Suprapto

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5540

Keywords:

Kehalalan Obat, Pengetahuan, Persepsi, Sikap

Abstract

Halal lifestyle saat ini menjadi trend yang populer di Indonesia seiring semakin meningkatnya jumlah muslim. Namun masih banyak ditemukannya obat dengan bahan yang tidak diketahui status kehalalannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi terhadap sikap masyarakat tentang kehalalan obat di Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan penentuan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Besaran sampel yaitu 100 dihitung menggunakan rumus slovin dengan presisi 10% (0,1). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Penelitian dilakukan mulai dari bulan Maret-Mei tahun 2025. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (55%), usia 26-35 tahun (33%), pendidikan DIV/S1 (36%) dan pekerjaan karyawan swasta (36%). Tingkat pengetahuan, persepsi dan sikap responden tentang kehalalan obat termasuk dalam kategori baik, masing-masing sebesar 93%, 86% dan 87%. Hasil hubungan pengetahuan terhadap sikap masyarakat diperoleh nilai p-value 0,000 (< 0,05) disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap sikap masyarakat. Hubungan antara persepsi terhadap sikap masyarakat dengan nilai p-value 0,000 (< 0,05), maka terdapat hubungan antara persepsi terhadap sikap masyarakat tentang kehalalan obat di Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Hasilnya menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap masyarakat tentang kehalalan obat (p = 0,000) dan terdapat hubungan signifikan antara persepsi dengan sikap masyarakat tentang kehalalan obat (p = 0,000). Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dapat mencakup wilayah yang lebih luas dan mempertimbangkan faktor atau variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap sikap masyarakat.

References

Afifah, A. U., & Irianto, D. (2021). Perancangan Standar Integrasi Sistem Jaminan Halal Dan Cara Pembuatan Obat Yang Baik. Inaque: Journal Of Industrial And Quality Engineering, 9(1), 63–80. Https://Doi.Org/10.34010/Iqe.V9i1. 3946

Hakim, A., Sugihantoro, H., Aspari, I. K., Ramadhanty, C., Kusnanto, N. G., & Amin, I. K. N. (2022). Tingkat Pengetahuan, Persepsi, Dan Sikap Masyarakat Terhadap Kehalalan Obat Di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 5(2), 122–130. Https://Doi.Org/10.29313/Jiff.V5i2.9608

Mafaza, N. (2022). Pengetahuan, Persepsi Dan Sikap Masyarakat Terhadap Obat Halal Di Kota Pasuruan.

Shoaliha, M., Febriani, R., & Wada, F. H. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Sikap Masyarakat Tentang Kehalalan Obat Di Kelurahan Jatikramat Kota Bekasi. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 5(2).

Syaulia, D. S. (2024). Pengaruh Pola Konsumsi Dan Halal Awarness Terhadap Penerapan Gaya Hidup Halal.

Mamusung, G. A., Wiyono, W., Mpila, D., Lebang, J., & Surya, W. (2023). Hubungan karakteristik sosiodemografi masyarakat dan pengetahuan terhadap sikap menggunakan antibiotik di apotik di kecamatan beo, kabupaten talaud. Pharmacon, 12(1), 19-26.

Wiratama, D. C. (2020). Hubungan Persepsi dengan Sikap Masyarakat terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di RW 9 Kelurahan Tanggung Kota Blitar (Doctoral dissertation, STIKes Patria Husada Blitar)

Downloads

Published

2025-10-28