FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD BRIGJEND H. HASAN BASRY KANDANGAN TAHUN 2022

Penulis

  • Siti Rahmi Hidayati Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Nur Lathifah Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Putri Yuliantie Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Istiqamah Istiqamah Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5470

Kata Kunci:

Usia, Riwayat Ketuban Pecah Dini

Abstrak

Ketuban pecah dini atau premature rupture of membranes (PROM) didefinisikan sebagai ketuban pecah spontan sebelum usia kehamilan 37 minggu dan sebelum proses persalinan. Ketuban pecah dini dapat menimbulkan berbagai komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. Penyebab ketuban pecah dini belum diketahui secara pasti. Berdasarkan data studi pendahuluan di RSUD Brigjend H. Hasan Basry yang didapatkan pada tiga tahun terkahir terlihat adanya peningkatan jumlah kasus ketuban pecah dini setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Brigjend H. Hasan Basry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non-eksperimental survey analitik dengan pendekatan study cross sectional. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pengaruh usia terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,045. Terdapat pengaruh paritas terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,014. Terdapat pengaruh pekerjaan terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,023. Terdapat pengaruh riwayat kehamilan terdahulu terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value 0,037. Terdapat pengaruh status gizi terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini dengan p-value sebesar 0,036. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usia, paritas, pekerjaan, riwayat ketuban pecah dini, dan status gizi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Brigjend H. Hasan Basry.

Referensi

Andalas, Mohd., Maharani, C. R., Hendrawan, E. R., Florean, M. R., & Zulfahmi, Z. (2019). Ketuban Pecah Dini (KPD) dan Tatalaksananya. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 19(3), 188–193. https://doi.org/10.24815/jks.v19i3.18119

Ayu, I., Febrianti, M., & Octaviani, A. (2019). Faktor yang Berhubungan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 3(1). Diakses dari https://ojs.iikpelamonia.ac.id/index.php/delima/article/view/110/115

Aziz, A., Suhita, B. M., Nurwijayanti, Farida, S., Peristiowati, Y., Wardani, R., Ellina, A. D., Nursanti, D. P., & Kumalasari, E. P. (2021). Analisis Faktor yang Memengaruhi Terjadinya Ketuban Pecah Dini pada Pasien Inpartu (1st ed., Vol. 1). Strada Press.

Dinkes Prov. Kalsel. (2021). Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Neonatus (AKN) Menurut Kabupaten dan Kota. https://data.kalselprov.go.id/dataset/data/1407

Efrarianti, Y., & Kholisah, L. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian KPD pada Ibu Hamil di RSUD H. Hanafie Muara Bungo. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 2615–109. https://doi.org/doi.org/10.29407/judika.v3i2.13103

Efrarianti, Y., & Kholisah, L. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian KPD pada Ibu Hamil di RSUD H. Hanafie Muara Bungo. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 2615–109. https://doi.org/doi.org/10.29407/judika.v3i2.13103

Fahriani, M., Sanisahhuri, & Sa’diah, H. T. (2023). Hubungan Usia Dan Paritas Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Kehamilan Aterm Di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(6), 139–148. Diakses dari https://journal-mandiracendikia.com/jikmc

Fiandi, M. F. T., & Sinaga, R. (2023). Hubungan Usia Ibu, Paritas, Dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini Di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura. Jurnal Ilmiah Maksitek, 8(1), 21–26.

Hasifah, Irnawati, & Jumriah. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin Di RSUD Salewangang Maros. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(3), 291–296. Diakses dari https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/2134787

Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional RISKESDAS Tahun 2018.

Lestari, M., & Musa, S. M. (2021). Hubungan Umur Dan Paritas Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Di Rsud Tangerang. Jurnal Imj: Indonesia Midwifery Journal, 5(1), 5–11.

Negara, K. S., Mulyana, R. S., & Pangkahila, E. S. (2017). Buku ajar Ketuban Pecah Dini (Vol. 1). Penebar Media Pustaka.

Nikmathul Ali, R., & Aprianti Hiola dan Veni Tomayahu, F. A. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Komplikasi Ketuban Pecah Dini (KPD) Di RSUD Dr Mm Dunda Limboto. Jurnal Health Sains, 2(3), 381–394.

Diterbitkan

2025-10-27

Terbitan

Bagian

Articles