KASUS SCABIES PADA KAMBING DI KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2022: ANALISIS EPIDEMIOLOGI DAN UPAYA PENGENDALIAN

Penulis

  • Siti Prawitasari Br. Hasibuan
  • Trisnawati Trisnawati
  • Safridhal Safridhal
  • Lian Varis Riandi

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i1.5799

Kata Kunci:

Scabies, kambing, penyakit menular, Nagan Raya, epidemiologi

Abstrak

Abstrak Scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei dan sering menyerang kambing. Penyakit ini menimbulkan gatal, luka, keropeng, dan penurunan berat badan yang menyebabkan penurunan produktivitas dan kerugian ekonomi bagi peternak. Berdasarkan laporan penyakit menular tahun 2022 di Kabupaten Nagan Raya, tercatat 1.604 kasus scabies pada kambing, menjadikannya penyakit dengan jumlah kejadian tertinggi dibandingkan penyakit menular lainnya seperti Pink Eye (642 kasus) dan ORF (645 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kejadian scabies, faktor predisposisi yang mempengaruhi penyebarannya, serta upaya pengendalian yang telah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya kasus scabies disebabkan oleh sanitasi kandang yang buruk, kepadatan populasi ternak yang tinggi, dan kurangnya penerapan biosekuriti di tingkat peternak. Upaya pengendalian dilakukan melalui pengobatan topikal dan injeksi antiparasit, desinfeksi kandang, serta penyuluhan kepada peternak mengenai pentingnya kebersihan dan pencegahan penularan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran peternak dan penerapan biosekuriti sebagai strategi pengendalian scabies secara berkelanjutan.

Diterbitkan

2023-05-01

Terbitan

Bagian

Articles