Uji Efektivitas Antikolesterol Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara zapota L.) Pada Mencit (Mus musculus L.)

Penulis

  • Ardhana Yulisma
  • Sabrina Ardila
  • Rulia Meilina

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v10i2.4670

Kata Kunci:

Kolesterol, Daun Sawo, Ekstrak

Abstrak

Kolesterol merupakan komponen utama pada struktural selaput sel dan merupakan komponen utama sel otak dan saraf. Kolesterol dibuat oleh tubuh sendiri dihati karena kolesterol diperlukan untuk membentuk sel-sel, serta memproduksi empedu dan memproduksi hormon-hormon. Kolesterol yang berlebihan akan menyebabkan gumpalan dalam saluran darah. Kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya obesitas, aterosklerosis, dan penyakit jantung koroner. Salah satu jenis tumbuhan yang dapat menurunkan kolesterol adalah daun sawo (Manilkara zapota L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun sawo dalam menurunkan kadar kolesterol dengan konsentrasi yang paling efektif. Simplisia daun sawo dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dipekatkan dengan Rotary Evaporator. Penelitian ini menggunakan 25 ekor Mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Seluruh Mencit dibuat hiperkolesterolemia dengan memberi propylthiourasil (PTU) sebagai penginduksi selama 7 hari dan di cek kadar kolesterol. Selanjutnya diberikan suspensi ekstrak etanol daun sawo 175 mg/kg BB, 300 mg/kg BB, 700 mg/kg BB, kontrol negatif diberikan Na CMC 0,5 % dan kontrol positif diberikan simvastatin 10 mg. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel sederhana dan diuji statistik yaitu uji one way anova. Hasil penelitian ekstrak daun sawo mempunyai efek antikolesterol yang dapat menurunkan kadar kolesterol Mencit. Kadar kolesterol setelah pemberian dosis terapi dengan nilai rata-rata paling kecil atau penurunan kolesterol paling banyak yaitu pada perlakuan dosis terapi ekstrak 700 mg/kg BB. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian ekstrak daun sawo dapat menurunkan kadar kolesterol pada Mencit (Mus musculus L.) yang diinduksi PTU dan dosis efektif yang dapat menurunkan kadar kolesterol mencit adalah dosis 700 mg/kg BB. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi dalam melakukan penelitian tentang antikolesterol dan disarankan kepada pembaca untuk dapat lebih memanfaatkan daun sawo sebagai salah satu pilihan dalam pengobatan antikolesterol.

Referensi

Bata, M. H. C., Wijaya, S., & Setiawan,

H. K. (2018). Standarisasi Simplisia Kering Daun Kelor (Moringa oleifera) Dari Tiga Daerah Berbeda. Journal of Pharmacy Science and Practice, 5(1), 45–52.

Indarti, T. W. (2019). Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) pada

Mencit (Mus musculus) Jantan. Skripsi STIK Siti Khadijah Palembang, 43.

Malik, F., & Waris, R. (2015). Flavonoid Total Ekstrak Metanolik Herba. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 1(1), 1–5.

Mayasari, U., & Laoli, M. T. (2018). Karakterisasi Simplisia Dan Skrining Fitokimia Daun Jeruk Lemon ( Citrus Limon L .) Burm . F ). Jurnal Klorofil, 2(1), 7–13.

Marpaung, H, L. (2017). Uji Antidiabetes Ekstrak Etil Asetat Daun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Terhadap Mencit Jantan.

Maulida, D. (2020). Aktivitas Antioksidan Dan Kelembaban Dari Formulasi Sediaan Lip Balm Sari Limbah Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L.).

Mukriani, Nurlina, Pratiwi, A. N., & Rauf, A. (2015). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera lamk.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus musculus L.). Jf fik uinam, 2(3), 115–120.

Nurazizah, N, I., Darusman, F., & Aryani, R. (2020). Standarisasi Simplisia Daun Bidara Arab (Zizipus spina-chisti L.). 6(2), 904.

Octaviani, M., & Syafrina, S. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Batang Sawo (Manilkara zapota (L.) Van Royen). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 16(2),131.

https://doi.org/10.35814/jifi.v16i2.520.

Purwati, S., Lumora, S. V. T., & Samsurianto. (2017). Skrining Fitokimia Daun Saliara (Lantana camara L) Sebagai Pestisida Nabati Penekan Hama dan Insidensi Penyakit Pada Tanaman Holtikultura di Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Kimia 2017, 153–158.

Ramadhina, I. A., Adriani, L., & Sujana, E. (2019). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kepel (stelechocarpus burahol) Terhadap Kadar Kolesterol Darah Dan Telur Puyuh (Coturnix- coturnix japonica). Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan, 1(1). https://doi.org/10.24198/jnttip.v1i1.254 29.

Siregar, F. A., & Makmur, T. (2020). Metabolisme lipid dalam tubuh. Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakt, 1(2), 60–

Supomo, & Junaid, R. S. dan R. (2016). Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Daun Kerehau (Callicarpa longifolia

Lamk.). Jurnal Kimia Mulawarman, 13(2), 89–96.

Tandi, J., Rimpa, M., & Tibe, F. (2018). Uji Efektivitas Antikolesteerol Ekstrak Etanol Daun Cincau Hijau Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Farmakologika Jurnal Farmasi, XV(2), 1–8.

Ulfiah, A., Arifin, A. F., Pratiwi, R., Gayatri, S. W., & Nurmadilla, N. (2020). Efektifitas Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kadar Kolesterol Darah Pada Hewan Coba Mencit. Mrdical Jurnal, 5(1), 28-37.

Untari, M. K., & Pramukantoro, G. E. (2020). Aktivitas

Antihiperkolesterolemia Ekstrak Etanol Daun Stevia Rebaudiana Bertoni Pada Tikus Putih Jantan. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 2(1),11-20.

Umami, S. R., Hapizah, S. S., Fitri, R., & Hakim, A. (2016). Uji Penurunan Kolesterol Pada Mencit Putih (mus musculus) Secara In-vivo Menggunakan Ekstrak Metanol Umbi Talas (colocasia esculenta L.) Sebagai Upaya Pencegahan Cardiovascular Disease. jurnal pijar

MIPA,11(2).https://doi.org/10.29303/jp m.v11i2.113

Diterbitkan

2024-10-01

Terbitan

Bagian

Articles