PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL PADA BALITA YANG MEMILIKI GIZI KURANG DI JEULINGKE KOTA BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5413Abstrak
Latar Belakang: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap kenaikan berat badan pada balita dengan status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 62 balita yang memiliki gizi kurang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan setelah pemberian PMT, yaitu sebanyak 50 balita (80,6%), sedangkan 8 balita (12,9%) mengalami penurunan, dan 4 balita (6,5%) tetap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kenaikan berat badan pada balita yang memiliki gizi kurang. Saran: Disarankan agar pihak puskesmas dan kader posyandu terus mengembangkan inovasi menu PMT lokal yang menarik dan bergizi untuk mendukung perbaikan gizi balita di masyarakat. Kata kunci: Makanan Tambahan Lokal, Gizi Kurang, Balita, Berat Badan.Referensi
Amala, H. Z., & Ruhana, A. (2023). Efektivitas Pelaksanan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan bagi anak Usia Bawah Lima Tahun (Balita) dengan Gizi Kurang di Desa Watubonang Kecamatan Badengan Kabupaten Ponorogo. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 03(01), 193-198.
Amir, S., Fachruddin, II, Indryani, I., Irmayanti, I., & Rahmiati, R. (2025). Edukasi Gizi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Gizi Kurang pada Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Ulaweng. Lagaligo , 3 (1), 84-90.
Amsah, & Sutarno, M. (2025). Pengaruh pemberian makanan tambahan terhadap balita gizi kurang di wilayah Puskesmas Pebayuran Kabupaten Bekasi. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 5(2), 563–573
Andika, F., Husna, A., & Zein, G. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 9(2), 1705-1715.
Anwar, C., & Rosdiana, E. (2023). Penyuluhan Kesehatan Tentang Gizi Tumbuh Kembang Pada Anak Di Paud Harsya Ceria Jeulingke Banda Aceh. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 5(1), 69-78.
Dehi, R., Kadir, S., & Hadju, V. A. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang Pada Balita Di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 198-206.
Dhirah, U. H., Asyura, F., Lestari, S., & Husna, A. (2024). Penyuluhan Penanggulangan Stunting Pada Balita Di Gampong Pawoh Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 6(2), 58-62.
Ernalia, Y., & Aulawi, T. (2024). Hubungan Antara Pendidikan Ibu Dengan Status Gizi Anak Usia 1 Tahun 6 Bulan Sampai 2 Tahun
Fachirunisa, PN, Elvandari, M., Wahju, ST, & Kurniansyah, FI (2024). Sosialisasi Demo Masak PMT Untuk Balita Gizi Kurang Dan Ibu Hamil KEK Kepada Kader Posyandu Di Wilayah Puskesmas Pacar Keling. Jurnal Kemanusiaan Dan Pendidikan (JAHE) , 4 (3), 577-584.
Gowasa, H. S., Demitri, A., & Jairani, E. N. (2024). Faktor Risiko Terjadinya Gizi Kurang Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Desa Bawodobara Kecamatan Teluk dalam Kabupaten Nias Selatan. Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 2(4), 97-108.
Hanum, N., Fajrina, E., Hasanah, S., Muna, S., & Hajar, S. (2024). ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA GIZI KURANG DENGAN Modifikasi Pemberian Es Krim Daun Kelor Di Wilayah Kerja Darul Imarah Aceh Besar. Journal Of Healthcare Technology And Medicine, 10(1), 699-713.
Kemenkes RI. (2019). Pedoman Pencegahan dan Tata Laksana Gizi pada Balita, Jakarta : Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2020). Buku Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, provinsi, dan Kabupaten/Kota tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. In. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang petunjuk teknis integritasi pelayanan kesehatan primer. Jakarta:Kementrian Kesehatan RI.
Muslihin, HY, Loita, A., & Nurjanah, DS (2022). Instrumen penelitian tindakan kelas untuk peningkatan motorik halus anak. Jurnal Paud Agapedia , 6 (1), 99-106.
Mustafa, P. S., Gusdiyanto, H., Victoria, A., Masgumelar, N. K., & Lestariningsih, N. D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian tindakan kelas dalam pendidikan olahraga. Insight Mediatama.
Nasitoh, S., Handayani, Y., & Maribeth, A. L. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak Usia 0-2 Tahun: Tinjauan Literatur. Scientific Journal, 3(4), 221-231.
Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial , 1 (2), 17-25.
Nurhayani, H. S., Jayatmi, I., & Pangestu, G. K. (2024). Efektifitas Pemberian Nugget Tempe Kedelai Dan Nugget Ikan Tuna Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Di Pmb Ny. H Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(6), 3893-3904.
Nurrahmah, R., & Muliana, N. (2021). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pelaksanaan PMT pada Balita Gizi Kurang tambahan lokal terhadap status gizi pada balita gizi kurang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(11), 2066–2073.
Refni. (2023). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Status Gizi Balita Gizi Kurang Usia 12-59 Bulan
Rini, I., dkk. (2017). Efektivitas PMT-P terhadap perubahan antropometri balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 5(1), 15–21.
Rivanica Rhipiduri, dkk. (2024). Buku ajar deteksi dini tumbuh kembang dan pemeriksaan bayibaru lahir edisi 2. (n.p): Penerbit Salemba.
Suherlin Ika, dkk. (2024). Buku ajar asuhan neonatus, bayi, dan balita. (n.p) : Deepublish.
World Bank. (2020). Prevalence of underweight, weight for age (% if children under 5).
Zahra. (2018). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) terhadap Status Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pekalongan, Lampung Timur.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
I. ORIGINALITY, AUTHORSHIP, AND COPYRIGHT
The manuscripts submitted for publication must be research works written in English that have not been previously published and  are not being considered for publication elsewhere. All the authors must have agreed to the submission and to the order of their names on the title page. They must also have agreed that the corresponding author may act on their behalf throughout the editorial review and publication process. The corresponding author is responsible for obtaining such agreement.
Requests for changes in authorship (order of listing or addition or deletion of names) after submission should be accompanied by signed statements of agreement from all the parties involved. To maintain and protect the publisher‘s ownership and rights and to protect the original authors from misappropriations of their published work, author(s) are required to sign a Journal Publishing Agreement and send it to the editorial office (jhtm@uui.ac.id).
II. PERMISSION
The author is responsible for acquiring the permission(s) to reproduce any copyrighted figures, tables, data, or text that are being used in the submitted paper. Authors should note that text quotations of more than 250 words from a published or copyrighted work will require grant of permission from the original publisher to reprint. The written permission letter(s) must be submitted together with the manuscript.
III. EDITORIAL REVIEW AND REVISION
All papers will be critically read by at least two anonymous reviewers, selected for their competence in the subject area of the paper. Acceptance of the paper will depend upon its scientific merit and suitability for the journal. A paper may be accepted in its original form or subject to revision.
The reviewers' (and editor's) suggestions will be conveyed to the author, who will then have an opportunity to revise the paper. A manuscript returned to an author for revision can be held for a maximum of eight weeks.
The accepted paper will be edited by native English speakers. The cost of language editing service is currently free.
IV. PROOFS
Galley proofs (PDF format) for an accepted article will be sent by e-mail to the corresponding author for copyediting corrections. The core content of an article cannot be changed at this time. It is the author's responsibility to check the entire manuscript, including tables, figure legends, and cited reference numbers, not just the items queried. The proofs should be corrected and mailed to the editorial office within 48 hours of receipt in order to expedite publication. Only one set of corrections will be accepted. In other words, it is important to ensure that all of your corrections are sent to us in one communication.
V. Â REPRINTS
Five free reprint copies of the published article will be shipped to the corresponding authors in Indonesia only, approximately two weeks after the issue is printed. Authors, including overseas authors, who wish to purchase reprints, are required to complete the Reprint Order Form, which will be sent with the galley proofs to corresponding authors. This form must be returned together with the corrected galley proofs.