ANALISIS KESIAPSIAGAAN DAN RESPON MASYARAKAT ACEH TERHADAP BENCANA HIDROMETEOROLOGI: STUDI KASUS PASCA-BANJIR BANDANG SUMATERA TAHUN 2025

Penulis

  • Rahmat Akbar
  • Finaul Asyura
  • Novita Novita
  • Faradilla Safitri
  • Fitria Fitria

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5741

Abstrak

Banjir bandang yang terjadi di Sumatera pada tahun 2025 menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan, dengan lebih dari 1.000 korban meninggal dan ratusan ribu pengungsi. Bencana ini menunjukkan rendahnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana hidrometeorologi, termasuk literasi kebencanaan, perencanaan evakuasi, dan respon cepat pasca-bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapsiagaan dan respon masyarakat pasca-banjir bandang 2025. Pendekatan kuantitatif deskriptif analitik digunakan dengan kuesioner daring berisi 30 pertanyaan dikotomis (ya/tidak) yang terbagi ke dalam tiga kategori: Pengetahuan dan Informasi Kebencanaan (Q1), Kesiapsiagaan dan Perencanaan (Q2), serta Respon Cepat Pasca Bencana (Q3). Data dianalisis melalui tabulasi skor, persentase, dan nilai rata-rata, kemudian diklasifikasikan menjadi Baik, Cukup, dan Kurang Baik. Hasil menunjukkan seluruh kategori berada di bawah nilai ideal 33,33%, dengan Q2 tertinggi (24,16%), Q3 (20,18%), dan Q1 (19,30%). Mayoritas responden berada pada kategori “Cukup” (47,36%), menandakan kesiapsiagaan dasar yang perlu ditingkatkan melalui literasi, kapasitas sosial, budaya lokal, dan dukungan kebijakan pemerintah. Kata kunci: Kesiapsiagaan masyarakat, banjir bandang, respon bencana, literasi kebencanaan, Aceh

Diterbitkan

2025-10-31

Terbitan

Bagian

Articles