EFEKTIVITAS MODEL PENDAMPINGAN "PEER-EDUCATOR" PADA REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN ANEMIA SEBAGAI UPAYA HULU PENURUNAN STUNTING DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH

Penulis

  • Sahbainur Rezeki Universitas Ubudiyah Indonesia
  • Rauhdatun Nuzul Za
  • Syarifah Asyura

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.6060

Kata Kunci:

peer-educator, anemia remaja, stunting, Banda Aceh

Abstrak

Efektivitas Model Pendampingan "Peer-Educator" pada Remaja Putri dalam Pencegahan Anemia sebagai Upaya Hulu Penurunan Stunting di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Masalah hulu stunting diawali dari tingginya angka anemia remaja putri akibat ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Penelitian kuasi eksperimen (non-equivalent control group design) selama 5 bulan (Januari-Mei 2025) ini bertujuan menguji efektivitas model pendampingan teman sebaya (peer-educator) selama 90 hari terhadap 60 siswi anemia (30 intervensi, 30 kontrol) di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Hasil uji Independent T-test menunjukkan lompatan signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol dalam skor pengetahuan (85,60 ± 5,10 vs 62,10 ±6,40; p=0,001) dan kepatuhan TTD (88,40 ± 4,20 vs 50,20 ±7,10; p=0,000). Kesimpulannya, pendampingan peer-educator terbukti efektif secara psikologis dan klinis, sehingga layak diadopsi sebagai strategi taktis intervensi hulu pencegahan stunting berbasis sekolah. Kata kunci : peer-educator, anemia remaja, stunting, Banda Aceh

Biografi Penulis

  • Sahbainur Rezeki, Universitas Ubudiyah Indonesia
    Ketua Program Studi Kebidanan

Referensi

Carolina, P., Ronaldo, F., & Viola, Z. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini pada Remaja Putri. Jurnal Surya Medika (JSM), 11(2), 271–276.

Fitri, A., & Rahmawati, L. (2023). Integrasi Program Pencegahan Anemia Berbasis Sekolah terhadap Kemandirian Perilaku Sehat Siswi SMA. Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia, 14(1), 45-52.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Buku Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Khoiria, S., Hadi, S., & Lundy, F. (2023). Pemberdayaan PMR sebagai Tutor Sebaya dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMPN 1 Kraksaan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(12), 2412-2418. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i12.3957

Pratiwi, R., Handayani, S., & Wulandari, T. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan Kelompok Sebaya terhadap Perilaku Gizi dan Kepatuhan Konsumsi Suplemen Zat Besi. Jurnal Gizi dan Kebidanan, 8(3), 189-197.

Sari, M. P., Utami, K. D., & Lestari, D. (2022). Analisis Pola Makan dan Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Wilayah Urban dan Sub-Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 102-110.

Sutoyo dkk. (2015). Strategi Optimalisasi Pendampingan Gizi Komunitas dalam Upaya Pencegahan Defisiensi Besi. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan dan Kebidanan, Banda Aceh, Indonesia, 112-120.

Utami, S. R., & Wardani, Y. (2023). Peran Peer Support dalam Mengurangi Hambatan Psikologis Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Sekolah, 11(4), 312-320.

Yurisma, M., Agestika, L., & Afrizal, S. H. (2024). Efektifitas Peer Group Education terhadap Pengetahuan dan Sikap Mengenai Anemia Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren. Binawan Student Journal, 6(2), 96-104.

Diterbitkan

2025-10-30

Terbitan

Bagian

Articles