HUBUNGAN STATUS KESEHATAN, USIA DAN STATUS EKONOMI DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH

Authors

  • Ismiati Ismiati
  • Eka Novia

DOI:

https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i2.1000

Abstract

ABSTRAK

Kehamilan menyebabkan meningkatnya kebutuhan energi dan zat gizi lainnya untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Berbagai resiko dapat terjadi jika ibu kurang gizi, diantaranya perdarahan, abortus, bayi lahir mati, bayi lahir dengan berat rendah, kelainan congenital dan retardasi mental. Status gizi ibu hamil dapat dipengaruhi suhu lingkungan, status ekonomi dan social, budaya, usia, pendidikan, status kesehatan dan pengetahuan.. Untuk mengetahui hubungan status kesehatan, usia dan status ekonomi dengan status gizi ibu hamil di Puskesmas Jeulingke tahun 2018. Bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi  adalah ibu hamil, sampel  49  orang. Pengumpulan  data dilakukan dengan  mengisi chek list  dan menyebarkan  kuesioner.  Kemudian  di  uji  statistik  menggunakan  Chi-square  memakai program SPSS, Ho ditolak jika p value > 0,05 dan Ha diterima jika p value < 0,05. Dari 29  responden dengan status kesehatan sehat mayoritas memiliki status  gizi  kehamilan  yang  normal  yaitu  sebanyak  93,1%  (p  value  =  0,000),  dari  22 responden yang berusia ideal mayoritas memiliki status gizi kehamilan yang normal yaitu sebanyak 81,8% (p value = 0,030), dan dari 23 responden yang berstatus ekonomi kelas bawah mayoritas memiliki status gizi kehamilan yang tidak normal yaitu sebanyak 56,5% (p value = 0,021). Ada hubungan status kesehatan, usia dan status ekonomi dengan status gizi ibu hamil di Puskesmas Jeulingke tahun 2014. Diharapkan bagi institusi pendidikan agar hasil penelitian ini berguna sebagai sumber bacaan dan bagi masyarakat agar terus meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi masa kehamilan.

 

Kata Kunci       : Gizi ibu hamil, status kesehatan, usia, status ekonomi

Downloads