Hubungan Sikap dan Karakteristik Pasangan Usia Subur (PUS) dengan Keikutsertaan dalam Program KB di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur Tahun 2018
DOI:
https://doi.org/10.33143/jhtm.v5i1.328Keywords:
Ketidakikutsertaan dalam Program KB, Sikap, KarakteristikAbstract
Program KB juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tentram, dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin. Diduga faktor yang menyebabkan ketidakikutsertaan PUS dalam program KB adalah karakteristik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap dan karakteristik Pasangan Usia Subur (PUS) dengan keikutsertaan dalam program KB di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan bedah lintang. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Pasangan Usia Subur yang berada di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Raya pada bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2017 yang berjumlah 1.897 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, didapatkan sebanyak 95 sampel. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 7-17 Juli tahun 2018 menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas Pasangan Usia Subur (PUS) ikut serta dalam program KB yaitu sebanyak 67 responden (70,5%). Secara statistik ada hubungan sikap dan karakteristik Pasangan Usia Subur (PUS) dengan ketidakikutsertaan dalam program KB di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur tahun 2018 dengan p value < 0,1. Sebaiknya pemegang program KB di UPT Puskesmas Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur agar mengajak tokoh lintas sektor agar mengadakan pertemuan untuk membuat rencana loka karya mini setidaknya satu bulan sekali untuk meningkatkan keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) dalam program KB.References
BKKBN Provinsi Aceh. (2016). Rapat Pengendalian Program (Radalgram). Diambil dari https:// nad.bkkbn.go.id/data/Documents/RADALGRAM%20MARET%202016.pdf. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 14 April 2018. 14.00 wib.
BKKBN. (2014). Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Keluarga Berencana Dalam Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Ditjalpem Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
BKKBN. (2017). Info Demografi 2017 BKKBN. Jakarta: LD-FE Universitas Indonesia.
BPS. (2017). Statistik Indonesia 2017 (Statistical Yearbook of Indonesia 2017). Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Darmawati. (2017). Keikutsertaan Menjadi Akseptor Keluarga Berencana pada Pasangan Usia Subur Ditinjau dari Aspek Sosial dan Budaya. Idea Nursing Journal Bagian Keilmuan Keperawatan Maternitas Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Vol. VIII No. 1 2017.
Dewi, Putri Hariyani Chandra. (2014). Rendahnya Keikutsertaan Pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Biometrika dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Vol. 3, No. 1 Juli 2014.
Hestanto. (2017). Pengertian Pendapatan. Diambil dari http://www.hestanto.web.id/pengertian-pendapatan/. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 6 Mei 2018. 11.00 wib.
Hidayat, Wahyu. (2015). Pengertian Karakteristik Secara Umum. Diambil dari https://www.trendilmu.com/2015/06/pengertian-karakteristik-secara-umum.html#. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 5 Mei 2018. 19.30 wib.
Istiqomah, Arifah. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakikutsertaan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Kesehatan Akademi Kebidanan Ummi Khasanah, Jl. Pemuda Gandekan Bantul.
Kemenkes RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta: Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawati, T. (2014). Buku Ajar Kependudukan dan Pelayanan KB. Jakarta: EGC.
Maulana, Angga. (2017). Kelebihan dan Kekurangan Berbagai Alat Kontrasepsi. Diambil dari https://hellosehat.com/kelebihan-dan-kekurangan-berbagai-alat-kontrasepsi/. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 5 Mei 2018. 16.00 wib.
Muhammad, Iman. (2013). Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan. Bandung: Citapustaka Media Perintis.
Muhammad, Iman. (2014). Pemanfaatan SPSS Dalam Penelitian Bidang Kesehatan & Umum. Bandung: Citapustaka Media Perintis.
Nanda. (2013). Diagnosis Keperawatan. Jakarta: EGC
Nurafni. (2013). Hubungan Karakteristik Pasangan Usia Subur yang Tidak Mengikuti Program Keluarga Berencana di Desa Reudep Melayu Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Karya Tulis Ilmiah Program Studi Diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan U’budiyah Banda Aceh.
Peraturan Gubernur Aceh Nomor 67 Tahun 2017 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Aceh Tahun 2018.
Pinem, S. (2014). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Jakarta: KDT.
Puspitasari, Dwi. (2014). Dukungan Keluarga dalam Keikutsertaan KB pada Pasangan Usia Subur di Desa Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alma Ata Yogyakarta.
Sulistyawati, A. (2013). Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Salemba Medika.
USAID. (2018). Family Planning Programming. Diambil dari https://www.globalhealthlearning.org/program/family-planning-and-reproductive-health. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 8 April 2018. 08.30 wib.
Zulkifly, Dicky. (2016). 73,46 Persen, Keikutsertaan KB Purwakarta Tertinggi di Jawa Barat. Diambil dari http://www.headlinejabar.com/jabar/1260-73,46-persen,-keikutsertaan-kb-purwakarta-tertinggi-di-jawa-barat. Diakses oleh: Ainul Mardhiah. 6 Mei 2018. 09.00 wib.
Downloads
Published
Issue
Section
License
I. ORIGINALITY, AUTHORSHIP, AND COPYRIGHT
The manuscripts submitted for publication must be research works written in English that have not been previously published and  are not being considered for publication elsewhere. All the authors must have agreed to the submission and to the order of their names on the title page. They must also have agreed that the corresponding author may act on their behalf throughout the editorial review and publication process. The corresponding author is responsible for obtaining such agreement.
Requests for changes in authorship (order of listing or addition or deletion of names) after submission should be accompanied by signed statements of agreement from all the parties involved. To maintain and protect the publisher‘s ownership and rights and to protect the original authors from misappropriations of their published work, author(s) are required to sign a Journal Publishing Agreement and send it to the editorial office (jhtm@uui.ac.id).
II. PERMISSION
The author is responsible for acquiring the permission(s) to reproduce any copyrighted figures, tables, data, or text that are being used in the submitted paper. Authors should note that text quotations of more than 250 words from a published or copyrighted work will require grant of permission from the original publisher to reprint. The written permission letter(s) must be submitted together with the manuscript.
III. EDITORIAL REVIEW AND REVISION
All papers will be critically read by at least two anonymous reviewers, selected for their competence in the subject area of the paper. Acceptance of the paper will depend upon its scientific merit and suitability for the journal. A paper may be accepted in its original form or subject to revision.
The reviewers' (and editor's) suggestions will be conveyed to the author, who will then have an opportunity to revise the paper. A manuscript returned to an author for revision can be held for a maximum of eight weeks.
The accepted paper will be edited by native English speakers. The cost of language editing service is currently free.
IV. PROOFS
Galley proofs (PDF format) for an accepted article will be sent by e-mail to the corresponding author for copyediting corrections. The core content of an article cannot be changed at this time. It is the author's responsibility to check the entire manuscript, including tables, figure legends, and cited reference numbers, not just the items queried. The proofs should be corrected and mailed to the editorial office within 48 hours of receipt in order to expedite publication. Only one set of corrections will be accepted. In other words, it is important to ensure that all of your corrections are sent to us in one communication.
V. Â REPRINTS
Five free reprint copies of the published article will be shipped to the corresponding authors in Indonesia only, approximately two weeks after the issue is printed. Authors, including overseas authors, who wish to purchase reprints, are required to complete the Reprint Order Form, which will be sent with the galley proofs to corresponding authors. This form must be returned together with the corrected galley proofs.