MANAJEMEN KURIKULUM DI SMP NEGERI 8 BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v10i2.4374Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum di SMP Negeri 8 Banda Aceh, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 8 Banda Aceh menerapkan dua kurikulum, yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum K13. Perencanaan kurikulum dilakukan secara kolaboratif oleh tim yang terdiri dari  guru dan pemangku kepentingan lainnya sehingga menciptakan rasa kepemilikan yang kuat. Pengorganisasian  melibatkan pembagian tugas yang jelas serta pemanfaatan sumber daya yang efisien, termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang terintegrasi. Dalam pelaksanaan, semua guru diwajibkan untuk menguasai teknologi digital guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dan didukung oleh pelatihan berkala. Evaluasi kurikulum dilakukan secara sistematis untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan dan perbaikan berkelanjutan. Kendala yang dihadapi, terutama dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, meliputi pemahaman guru yang bervariasi dan keterbatasan sumber belajar. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan pelatihan guru dan penyediaan sumber belajar yang lebih memadai
Kata Kunci : Manajemen, Kurikulum, Kurikulum Merdeka, Kurikulum K13
This study aims to analyze the curriculum management at SMP Negeri 8 Banda Aceh, which includes the planning, organizing, implementing, and evaluating of the curriculum. The research methodology employs a qualitative approach using interview and observation techniques. The results indicate that SMP Negeri 8 Banda Aceh implements two curricula: the Merdeka Curriculum and the K13 Curriculum. Curriculum planning is conducted collaboratively by a team consisting of teachers and other stakeholders, thereby fostering a strong sense of ownership. Organization involves clear task distribution and efficient resource utilization, including integrated extracurricular activities. During implementation, all teachers are required to master digital technology to enhance the effectiveness of learning, supported by regular training. Curriculum evaluation is conducted systematically to ensure the achievement of educational objectives and facilitate continuous improvement. Challenges encountered, particularly in the implementation of the Merdeka Curriculum, include varying levels of teacher understanding and limitations in learning resources. This study provides recommendations for enhancing teacher training and providing more adequate learning resources.
Keywords: Management, Curriculum, Merdeka Curriculum, K13 Curriculum
References
Afif, M. A. (2021). Manajemen Kurikulum dalam Perspektif Al-Qur'an dan Hadist. Surabaya: Global Aksara Press.
Darni dan Rika Ariyani. (2023). Manajemen Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Merangin. Jurnal Mikraf: Jurnal Pendidikan, 4(2).
Daryanto. (2018). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Daryanto. (2018). Pelatihan Guru: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Implementasi Kurikulum. Jakarta: Gali Ilmu.
Eko Supriyanto. (2019). "Integrasi Keterampilan Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(3), 45-56.
Fathurrochman. (2017). Implementasi Manajemen Kurikulum dalam Upaya Meningkatkan Mutu Santri Pondok Pesantren Hidayatullah. Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 1(1).
Hamalik. (2019). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Majid, A. (2021). Pengembangan Kurikulum yang Relevan untuk Pendidikan Abad 21. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, I. (2022). Pengembangan Kurikulum yang Responsif terhadap Kebutuhan Lokal di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(2), 123-134.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. (2017). "Perencanaan Pendidikan: Teori dan Praktik." Jurnal Pendidikan, 42(1), 15-30.
Pramuka, E. (2020). "Analisis Hasil Belajar Siswa sebagai Basis Perbaikan Kurikulum." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(3), 150-160.
Prasetyo, A. (2023). Pentingnya Evaluasi Berkelanjutan dalam Manajemen Kurikulum. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 45-56.
Purnamasari, Y., & Hidayati, N. (2019). "Kolaborasi dalam Perencanaan Kurikulum: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(1), 45-58.
Rahardjo, T. (2018). "Kolaborasi dalam Evaluasi Kurikulum: Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi." Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 67-75.
Raharjo, B., & Purnamasari, D. (2023). Kepemimpinan dalam Manajemen Kurikulum: Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 101-113.
Rofiuddin, A. (2021). Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(4), 220-234.
Rusman. (2011). Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.
Sari, R., & Iskandar, M. (2021). Dukungan Administrasi dalam Implementasi Kurikulum di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(3), 210-220.
Setiawan, B. (2019). "Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran: Meningkatkan Keterlibatan Siswa." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(2), 123-132.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2012). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Supriyadi, A. (2018). "Perencanaan Kurikulum yang Efektif dalam Meningkatkan Hasil Belajar." Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 89-98.
Suryani, N. (2019). "Evaluasi Kurikulum Berkelanjutan untuk Pendidikan yang Relevan dan Efektif." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 22-30.
Suryani. (2019). Strategi Pembelajaran dalam Manajemen Kurikulum. Jakarta: Kencana.
Susanto, H. (2020). Kurikulum dan Kebutuhan Pendidikan di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 6(3), 30-40.
Suyadi, A. (2019). "Kepemimpinan Pendidikan yang Efektif untuk Mendorong Inovasi." Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 27-35.
Yulianto, E. (2020). "Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Pencapaian Hasil Belajar Siswa." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(2), 101-110.
Downloads
Issue
Section
License
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.