IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK ANAK MENURUTAL-GHAZALI
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v12i1.5844Abstract
Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali yaitu mempersiapkan seseorang menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur. Pendidikan akhlak adalah suatu persoalan penting dan agung nilainya. Al-Ghazali berpendapat bahwa pendidikan akhlak merupakan upaya sungguh-sungguh yang berkelanjutan dalam mendorong jiwa manusia untuk berakhlak mulia.Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali ialah proses pembentukan akhlak seseorang yang sempurna disertai dengan pembinaaan yang sungguh-sungguh sehingga terwujud suatu keseimbangan. Bahwasannya seorang anak yang menginginkan dirinya mempunyai akhlak baik maka ia harus berlatih secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Pendidikan akhlak anak harus dibina sejak dini. Karena sejak usia dini fitrah anak masih tetap suci dan bening sehingga dapat memberikan pengajaran yang paling subur dan bagus serta efektif bagi anak. Serta perkembangannya terbilang emas untuk belajar segala hal karena hatinya masih kosong dari segala hal yang menyibukkan dan beban berat berpikirAl-Ghazali menganjurkan dalam mendidik anak dan membina akhlaknyaa dengan cara latihan dan pembiasaan yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Meskipun yang awalnya dipaksakan, supaya anak terhindar dari keterlanjuran yang menyesatkan. Cara pembiasaan dilakukan secara bertahap, dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan negatif menjadi kebiasaan positif. Pembiasaan yang baik sangat penting bagi pembentukan pribadi anak dan akan terus berpengaruh pada anak sampai hari tuanya. Al-Ghazali menganjurkan supaya orang tua memberikan pembiasaan serta latihan beribadah kepada anak, cara bersuci, shalat, berdoa, berpuasa dan lain sebagainya. Sehingga secara bertahap akan tumbuh rasa gembira melakukan ibadah, dengan sendirinya anak terdorong untuk melakukannya tanpa perintah dari siapapun, tetapi terdorong dari dirinya pribadi dengan penuh kesadaran. Kata Kunci: Implementasi Pendidikan Akhlak Anak, Al-GhazaliReferences
Al-Qur’an Terjemah, Jakarta: Depag RI, 2015.
Abuddin Nata, Perspektif Islam tentang Pola Hubungan Guru-Murid, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
Ahmad Daudy, Kuliah Filsafat Islam, Jakarta: Bintang Bulan, 2016.
Ali Al-Jumbulani, Perbandingan Pendidikan Islam, Jakarta: Rineka Cipta, 2012.
Anshori al-Mansur, Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah, Jakarta: Grafindo Persada, 2000.
Athiyyah Al-Abrasyi, Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 2016.
Harun Nasution, Falsafah dan Mistisisme dalam Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1973.
Hery Noer Ali, Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam, Bandung: Diponegoro, 2012.
Al-Ghazali, Ayyuhal Walad, Semarang: Al-Barakah, 2013.
------------, Ayyuhal Walad, (pen.), Abu Fahdinal Husna, Ilmu Nafi’, Jombang: Darul Hikmah, 2005.
------------, terj. Minhajul Abidin, Surabaya: Mutiara Ilmu, 2012.
Miqdad Yaljan, Kecerdasan Moral, penerjemah: Tulus Musthafa, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
Muhammad Al-Ghazali, Khulukal-Muslim, Semarang: Wicaksana, 2013.
Moh Zuhri, terj. Ihya Ulumuddin, Jilid V, Semarang: Asy-Syifa, 2013.
M. Sholihin, Epistemologi Ilmu dalam Pandangan Al-Ghazali, Jakarta: Pustaka Setia, 2001.
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam:Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2004.
Muhsin Manaf, Psyco Analisa Al-Ghazali, Surabaya: Al-Ikhlas, 2001.
Redja Mudyahardjo, Pengantar Pendidikan : Sebuah Studi Awal Tentang Dasar-Dasar Pendidikan Pada Umumnya Dan Pendidikan di Indonesia, Cet. VI, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2010.
Rosihon Anwar, Ilmu Tasawuf, Bandung: Pustaka Setia, 2006.
Samsul Nizar, Filsafat pendidikan Islam Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis, Jakarta: Ciputat Pers, 2012.
Sri Harini dan Aba Firdaus Al-Halawani, Mendidik Anak Sejak Dini, Yokyakarta: Kreasi Wacana, 2003.
Sungkowo, “Konsep Pendidikan Akhlak”Komparasi Pemikiran Al-Ghazali dan Barat Jurnal Nur El-Islam 1, no. 12014.
Tarmana Ahmad Qosim, Metodologi Dakwah dalam Al-Qur’an, Jakarta: PT. Lentera Basritama, 2017.
Yusuf Qordawi, Al-Ghazali antara Pro dan Kontra, Surabaya: Pustaka Progesif, 1996.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.