PERAN GURU DALAM PENANGANAN ANAK HIPERAKTIF DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS SDN LAE SIMOLAP KECAMATAN SULTAN DAULAT
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v11i1.5074Abstrak
Abstrak
Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam membentuk masa depan individu, termasuk bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus seperti anak hiperaktif atau Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penanganan yang diterapkan guru terhadap anak hiperaktif di kelas III SDN Lae Simolap, Kecamatan Sultan Daulat. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak hiperaktif menunjukkan perilaku sulit berkonsentrasi, tidak bisa diam, sering mengganggu teman, serta kesulitan bekerja sama dalam kelompok. Dalam menghadapi hal ini, guru menerapkan lima teknik penanganan, yaitu: (1) menempatkan anak di bangku paling depan, (2) menjauhkan dari jendela/pintu untuk menghindari distraksi, (3) tidak memberikan hukuman berlebihan, (4) membuat kontrak belajar di awal pembelajaran, dan (5) melakukan kontak fisik sederhana seperti menyentuh bahu untuk menarik perhatian anak. Kendala utama yang dihadapi guru adalah rendahnya konsentrasi siswa ADHD, perilaku yang mengganggu kelas, serta resistensi dalam bekerja sama. Solusi yang diterapkan mencakup pengelolaan kelas yang lebih terstruktur, penggunaan media pembelajaran yang menarik, dan pelibatan layanan pembelajaran khusus. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan strategi pembelajaran yang adaptif dan humanis bagi anak-anak dengan ADHD agar tercipta lingkungan belajar yang inklusif, efektif, dan menyenangkan.
Kata Kunci: ADHD, Anak Hiperaktif, Strategi Pembelajaran, Teknik Penanganan, Pendidikan Inklusif.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Aisah Novia Sari, & Afifatu Rohmawati. (2020). Penanganan Anak Adhd (Attention Deficit Hiperacitivity Disorder) Di Mi Amanah Tanggung Turen. JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.35897/juraliansipiaud.v1i2.314
Arfah, A., Hendra, H., & Retnoningsih, R. (2025). Peran Guru Dalam Penanganan Anak Attention Deficit And Hyperactivity Disorder Usia 5-6 Tahun (Studi Kasus Di Tk Handayani Dumu). PELANGI: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 211–229. https://doi.org/10.52266/pelangi.v7i1.4136
Fasihd, K., Nurvitasari, R. A., Rizqi, A. K., & Minsih, M. (2024). Peran Guru Dalam Penanganan Anak Attention Deficit and Hyperactivity Disorder di Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 6(1), 58–73. https://doi.org/10.26740/inklusi.v6n1.p58-73
Islamiah, R., Na’imah, & Wulandari, H. (2023). Peran Guru Dalam Menangani Anak Hiperaktif. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 36–41. https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2051
Mutiawati, Desita Ria Yusia TB, D. (2022). Pelatihan Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus Pada Guru Sekolah Dasar (SD). Jurnal Studia Insania, 10(1), 27–44.
Mutiawati dkk., 2024. (2024). Pendidikan Anak Usia Dini Dan Non Pendidikan Anak Usia Dini the Difference in Students ’ Learning Achievement Between Those With an Early Childhood Education Background and Those. Journal of Education Science (JES), 10(April), 76–81.
Mutiawati, Johar, R., Ramli, M., & Mailizar. (2022). Mathematical model of student learning behavior with the effect of learning motivation and student social interaction. Journal on Mathematics Education, 13(3), 415–436. https://doi.org/10.22342/jme.v13i3.pp415-436
Mutiawati, M., Mailizar, M., Johar, R., & Ramli, M. (2023). Exploration of factors affecting changes in student learning behavior: A systematic literature review. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 12(3), 1315. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i3.24601
Mutiawati, Saputra, A., Meiduri, Y., & Amalia, P. (2023). Pendeteksian Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pasca Pandemi Covid-19. Journal of Education Science (JES), 9(2), 170–175.
Rahayu; Mutiawati. (2020). Pendidikan Berbasis Karakter Dalam Pembentukan Akhlak Melalui Pembelajaran Matematika Kelas Kuttab Awal 3A DI Kuttab Al-Fatih Aceh. Journal of Education Science (JES), 6(April), 60–67.
Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317
Sabaniyah, N., & Mustakimah, M. (2025). Penanganan Anak Hiperaktif Dalam Kegiatan Bermain Usia 5-6 Tahun di Sekolah. Jurnal Pendidikan Anak, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpa.v14i1.644
Aisah Novia Sari, & Afifatu Rohmawati. (2020). Penanganan Anak Adhd (Attention Deficit Hiperacitivity Disorder) Di Mi Amanah Tanggung Turen. JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.35897/juraliansipiaud.v1i2.314
Arfah, A., Hendra, H., & Retnoningsih, R. (2025). Peran Guru Dalam Penanganan Anak Attention Deficit And Hyperactivity Disorder Usia 5-6 Tahun (Studi Kasus Di Tk Handayani Dumu). PELANGI: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 211–229. https://doi.org/10.52266/pelangi.v7i1.4136
Fasihd, K., Nurvitasari, R. A., Rizqi, A. K., & Minsih, M. (2024). Peran Guru Dalam Penanganan Anak Attention Deficit and Hyperactivity Disorder di Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 6(1), 58–73. https://doi.org/10.26740/inklusi.v6n1.p58-73
Islamiah, R., Na’imah, & Wulandari, H. (2023). Peran Guru Dalam Menangani Anak Hiperaktif. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 36–41. https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2051
Mutiawati, Desita Ria Yusia TB, D. (2022). Pelatihan Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus Pada Guru Sekolah Dasar (SD). Jurnal Studia Insania, 10(1), 27–44.
Mutiawati dkk., 2024. (2024). Pendidikan Anak Usia Dini Dan Non Pendidikan Anak Usia Dini the Difference in Students ’ Learning Achievement Between Those With an Early Childhood Education Background and Those. Journal of Education Science (JES), 10(April), 76–81.
Mutiawati, Johar, R., Ramli, M., & Mailizar. (2022). Mathematical model of student learning behavior with the effect of learning motivation and student social interaction. Journal on Mathematics Education, 13(3), 415–436. https://doi.org/10.22342/jme.v13i3.pp415-436
Mutiawati, M., Mailizar, M., Johar, R., & Ramli, M. (2023). Exploration of factors affecting changes in student learning behavior: A systematic literature review. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 12(3), 1315. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i3.24601
Mutiawati, Saputra, A., Meiduri, Y., & Amalia, P. (2023). Pendeteksian Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pasca Pandemi Covid-19. Journal of Education Science (JES), 9(2), 170–175.
Rahayu; Mutiawati. (2020). Pendidikan Berbasis Karakter Dalam Pembentukan Akhlak Melalui Pembelajaran Matematika Kelas Kuttab Awal 3A DI Kuttab Al-Fatih Aceh. Journal of Education Science (JES), 6(April), 60–67.
Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317
Sabaniyah, N., & Mustakimah, M. (2025). Penanganan Anak Hiperaktif Dalam Kegiatan Bermain Usia 5-6 Tahun di Sekolah. Jurnal Pendidikan Anak, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpa.v14i1.644
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.