PEMBERDAYAAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v11i2.5431Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemberdayaan serta faktor-faktor yang berpengaruh dalam budaya disiplin dan inovasi pembelajaran yang berdampak pada kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data yang dibantu oleh perangkat lunak Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Subjek penelitian adalah para guru di sekolah menengah atas dengan jumlah sampel sebanyak 240 orang guru. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik stratified proportional random sampling, kemudian ditentukan hubungan antara matriks dari seluruh variabel penelitian. Hasil penelitian ini, setelah menganalisis faktor dependen dan independen pada setiap sub-struktur, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif budaya disiplin terhadap kinerja guru secara keseluruhan sebesar 0,132. Inovasi pembelajaran juga memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru sebesar 0,304. Temuan penelitian ini memiliki implikasi terhadap penguatan budaya disiplin dan inovasi pembelajaran di kalangan guru pada satuan pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah atas. Hal ini terlihat dari kegiatan para guru yang memiliki dorongan kuat untuk berinovasi dalam pembelajaran serta memperoleh dampak positif dalam menjalankan tugas profesionalnya sebagai pendidik di lingkungan sekolah sehari-hari. Penelitian ini memberikan manfaat yang signifikan bagi dunia pendidikan, komunitas korporasi yang terlibat dalam sektor pendidikan, para pemerhati pendidikan, serta masyarakat umum.Referensi
Abbas, M., Ali, A., & Khalid, M. A. (2019). Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Karyawan di Pakistan: Peran Mediasi Komitmen Organisasi. Journal of Management, University of Management and Technology, Lahore, Pakistan.
Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. PT. Refika Aditama.
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Pendekatan Praktis. Jakarta: Rineka Ciputat.
Akbar, et al. (2016). Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. PT. Remaja Rosdakarya.
Andina, E. (2018). Efektivitas Pengukuran Kompetensi Guru. Aspiration: Journal of Social Problems, 9(2), 204–220. https://doi.org/https://doi.org/10.22212/aspirasi.v7i1.1084.
Anwar, M. I. (2013). Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan. Raja Grafindo Persada.
Bank, T. W. (2020). Perjanjian Pendidikan di Indonesia. Pemerintah Australia. www.worldbank.org.
Daryanto dan Suryatri Darmiatun. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.
Daulay, R., Kurnia, E., & Maulana, I. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan di Perusahaan Daerah di Kota Medan. Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan, 1(1), 209–218.
Depdiknas. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Depdiknas.
Fathurrohman, M. (2015). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Ar-Ruzz Media.
Fitria, T. N. (2016). Kontribusi Ekonomi Islam dalam Pembangunan Ekonomi Nasional. Scientific Journal of Islamic Economics, 2(03), 29–40.. https://doi.org/https://doi.org/10.29040/jiei.v2i03.3
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Ghalia Indonesia.
Khaziah Binti Abdul, A. F. B. H. (2016). Pengaruh Iklim Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Guru di Sekolah Menengah di Kawasan Kuala Terengganu. International Seminar on Generating Knowledge Through Research, UUM-UMSIDA, 1(11).Luthans Fred. (2014). Organizational behavior. Translation V.A. Yuwono, et al., Bahasa Indonesia Edition. Yogyakarta. Andi.
Manap, P. H., P. Djuwita., K., M. Alperi. (2010). Pemetaan Kompetensi untuk Kepala Sekolah Menengah di Provinsi Bengkulu dalam Konteks Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan. Scientific Journal of Postgraduate Education Management, 4(5), 82–95.
Mulyasa, H. E. (2020). Menjadi Guru Profesional dan Menciptakan Pembelajaran yang Kreatif dan Menyenangkan. Bumi Aksara. https://scholar.google.co.id/scholar?cluster=13858986376521929542&hl=id&as_sdt=2005.
Naim, N. (2012). Character Building: Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Pengembangan Ilmu dan Pembentukan Karakter Bangsa. In Ar-Ruzz Media.
Prasetyo & Jannah. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif. Raja Grafindo Persada.
Riduwan. (2013). Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika. Alfabeta.
Schein, E. H. (2012). Budaya Organisasi dan Kepemimpinan: Sebuah Tinjauan Dinamis. San Francisco: Jossey-Bass, Inc., Penerbit, 158.
Sholikhah, S., Simanjuntak, A. S., & Parimita, W. (2019). Pengaruh Pengembangan Karir, Motivasi, dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Perumahan Rakyat, Kantor Pusat Jakarta Timur. Journal of Indonesian Science Management Research, 9(2), 299–319. https://doi.org/10.21009/jrmsi.009.2.07.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif dan R & D. CV Alfabeta.
Yaumi, M. (2014). Pendidikan Karakter Dasar: Pilar dan Implementasinya. In Kencana.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.