Ilmu dan Agama (Kajian Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. M. Nasir Budiman, MA)
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v5i1.359Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan peran pendidikan Islam. Setelah dilakukan penelitian hasilnya membuktikan bahwa ilmu tanpa spritualitas kering, spritualitas tanpa ilmu hambar. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Mohd Aderi Che Noh, Khadijah Abdul Razak, Ahmad Yunus Kasim (2015) dan Agus Setiawan (2016), yang menyatakan bahwa Pendidikan Islam memberikan pesan bahwa spiritualisasi dan nilai-nilai agama tidak bisa dipisahkan dari pendidikan karakter. Pernyataan tersebut membantah argumen yang dikemukakan oleh Syihabudin dan Aam Abdussalam (2015), yang berpandangan bahwa segala kesempurnaan dan tujuan dalam edukasi tidak dapat digapai apabila seorang muslim tidak dididik dengan metode ilmiah, metode ijtihad, keterampilan berfikir kritis, pengembangan nilai-nilai demokrasi dan nilai-nilai universal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber utama penelitian ini adalah karya M. Nasir Budiman, Guru besar ilmu pendidikan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan sejak tahun 2015, yang berjudul Ideologi Pendidikan Qur’ani: Gagasan dan Tawaran dan Pendidikan dalam Perspektif Islam. Selain kajian terhadap karya dimaksud, teknik pengumpulan data juga dilakukan dengan wawancara. filosofis yang digunakan untuk membaca karya M. Nasir Budiman adalah metode Hermeneutik versi Gadamer, diklasifikasikan tiga klaster yaitu: vorhobe (pendidikan dan agama), vorsichit (sudut pandang tertentu tentang teks tersebut) dan vorgriff (konsep-konsep yang ada dikepala penafsir atau pembaca).
Kata Kunci: Ilmu, Agama, Pemikiran Pendidikan, M. Nasir Budiman
References
Budiman, M. Nasir, 2016. Ideologi Pendidikan Qur’ani: Gagasan dan Tawaran, Banda Aceh: Bandar Publising.
Budiman, M. Nasir, 2011. Pendidikan dalam Perspektif Islam, Jakarta: Madani Press.
Budiman, M. Nasir, 2017. Dekan Fakultas FISIP. Kuliah Tafsir dan Hadis Tarbawi, Ruang 8B.
Budiman, M. Nasir, 2012. Daftar Riwat Hidup, Banda Aceh.
Arifin, Imron. 1996. Penelitian Kualitatif dalam Ilmu-Ilmu Sosial dan Keagamaan. Jakarta: Kalimasahada Press.
Anwas, Oos M. 2010. Televisi Mendidik Karakter Bangsa: Harapan dan Tantangan, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Volume 16 Edisi khusus III, Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional.
Amin, Ahmad. 2012. Kitab Akhlak Wasiat Terakhir Gus Dur, Surabaya: Quntum Media.
Azra, Azyumardi. 199. Tardisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Cet. Ke-1, Jakarta: Logos.
As, Asmara. 1992. Pengantar Studi Akhlak, cet. I, Jakarta: Rajawali.
Bambang Q-Annes & Adang Hambali. 2008. Pendidikan Karakter Berbasis Qur’ani Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Christ Siwi Prawesthi dan Ima defiana. 2016. Perancangan Untuk Pendidikan Karakter Anak. Jurnal Teknis Pomits. Vol. 5, No. 1, ISSN: 2337-3539.
Creswell, John W. 2016. Reserch Desaign Pendekakatan Metode Kualitatif, Kuantitatif , dan Campuran, Terj. Edisi IV, Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Noh, Mohd Aderi Che, dkk, Islamic Education: Its Concepts and Their Implementation in the current context, Journal Tinta Artikulasi Membina Ummah. 1(2), 2015 93-101 Eissn 2289-960x.
Departemen Agama RI. 2002. Al-Qur'an dan Terjemahan, Bandung: Syamil Cipta Media.
Fani Reza, Iredho, 2013. Hubungan Antara Religiusitas dengan Moralitas Pada Remaja di Madrasah Aliyah. Jurnal: Humanitas, Vol. X. No.2.
Husaini Usman & Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara, 2003.
Hanbal, Bin, Ahmad, Musnad Ahmad bin Hanbal, Jilid III, Beirut: Dar Shadirun, t.t.
Hasan, Noorhadi. 2001. Education young islamists and integrated schools in Indonesia, Studia Islamika (Issn 0215-0492) is a journal published by the Cente for the Study of Islam and Society (ppim) uin syarif hidayatullah, Jakarta: stt deppen no. 129/sk/ditjen/ppg/stt/2001.
Irsad, Muhammad. 2016. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Madrasah (Studi Atas Pemikiran Muhaimin), Jurnal Iqra: Vol, 2, No. 1, November 2016, ISSN-2527-4449.
LP4M. 2009. Jurnal Pendidikan dan Sosial keagamaan, Ta’dieb, Volume. II, Nomor 6.
Al-Ghazali, Ibn, Abu Hamid Muhammad t.t. Ihya ‘Ulum al- Din, Jilid. I t.t: Dar al-Manar.
Mastuhu. 1994. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren, Jakarta: INIS.
Nurchaili. 2010. Membangun Karakter Siswa Melalui Keteladanan Guru, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Volume 16 Edisi khusus III, Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional.
Panjawini, Farid. 2004. the Islamic’in Islamic Education: Assessing the Discourse, Journal, Corret, Issues in Comparative Education, Teachers College, Columbia University, All Richts Reserved Current Issues in Comparative Education, Vol. 7 (I).
Rosmayasari. 2014. Religiusitas Islam dan Kebahagiaan (SebuahTelaah dengan Perspektif Psikologi), Jurnal Al-Munzir. Vol.7 No. 2.
Setiawan, Agus. 2016. Prinsip Pendidikan Karakter dalam Islam (Studi Komparasi Pemikiran al-Ghazali dan Burhanuddin al-Zarnuji. Jurnal Dinamika Ilmu. Vol. 14. No.1.
Sanusi, Hary Priatna. 2013. Beberapa Ciri Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, Vol. II No. 1.
Stapa, Zakaria dkk. 2012. Pendidikan Menurut Al-Quran dan Sunnah Serta Peranannya dalam Memperkasakan Tamadun Ummah, Jurnal Hadhari Special Edition.
Saleh, Fauzi. 2007. Pendidikan Islam Solusi Problematika Modern, Banda Aceh: Yayasan Pena.
Soegarda Poerba Kawatja dan Harahap. 1981. Ensiklopedi Pendidikan, Cet. II, Jakarta: Gunung Agung.
Syihabudin, Aam Abdussalam, Islamic Education: Its Concepts and Their implementation in the Current Context, Tarbiya: Journal Of Education In Muslim Society,2(1),2334.Doi:10.15408/ tjems.v2il.1436/20.
Wahid Hasyim, Abd. 2009. Jurnal Pendidikan Dalam al-Qur’an, Edukasi, Vol. I, No. I.
www.hermeneutikafeminisme,corr, diakses tanggal 20 Desember 2017.
Zuhairini, dkk. 1983. Metodik Khusus Pendidikan Islam, Cet. VIII, Surabaya: Usaha Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.