PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SENI BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI REVITALISASI TARI MEUSARE-SARE BERBASIS MULTIMEDIA
DOI:
https://doi.org/10.33143/jes.v11i2.5654Abstract
Pembelajaran seni berbasis budaya lokal memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai karakter dan identitas budaya sejak usia dini. Namun, implementasi seni tari tradisional dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) masih terbatas, baik dari sisi model pembelajaran maupun dukungan media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran seni berbasis budaya lokal melalui revitalisasi Tari Meusare-sare berbasis multimedia. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan subjek 38 guru PAUD dan 243 anak pada komunitas PKG Jantho Baru Aceh Besar. Tahapan pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan model pembelajaran, pengembangan produk multimedia berupa modul dan video pembelajaran, uji coba terbatas, serta evaluasi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran seni tari tradisional, meningkatkan keterlibatan dan antusiasme anak, serta menghasilkan produk multimedia yang aplikatif dan berkelanjutan. Model ini efektif sebagai alternatif pembelajaran seni berbasis budaya lokal pada PAUD.References
Fitriani, F. (2021). Penguatan pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 85–94.
Fitriani, F., & Oktariana, R. (2022). Pembelajaran seni tari tradisional Aceh sebagai media penguatan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 4(1), 23–32.
Fitriani, F., Nasution, W., & Julia, P. (2023). Integrasi seni budaya lokal dalam pembelajaran PAUD berbasis kearifan lokal Aceh. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 1567–1578.
Fitriani, F. (2024). Revitalisasi tari tradisional Aceh melalui pembelajaran seni di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, 9(1), 41–52.
Fitriani, F., & Moriadi, R. (2025). Pengembangan multimedia pembelajaran seni tari tradisional Aceh pada PAUD. Journal of Education Science (JES), 10(1), 55–66.
Anggraini, D. (2024). Pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran tari. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 45–56.
DA Sari, D. A. (2024). Pengaruh video tutorial tarian tradisional terhadap kemampuan menari anak usia dini. AUDHI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 101–112.
DA Sari, D. A. (2025). Interaction between training methods and video tutorial media on dance recognition in early childhood. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 8(3), 210–220.
Hidayatillah, Y. (2024). Penggunaan media multimedia sebagai alat bantu pembelajaran tari berbasis budaya lokal. Jurnal Edukasi Seni, 12(1), 67–78.
Lubis, H. Z., Roaina, L., Lubis, N. A., & Amarisa, Y. (2024). Analisis pesan tari dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 233–244.
Putri, C. F. (2025). Eksplorasi ekspresi seni anak usia dini melalui tari tradisional. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 55–66.
Zuhro, A. R., Cahyandaru, P., Sumiyati, & Fidianingsih, A. (2025). Analisis kebutuhan media pembelajaran seni budaya berbasis teknologi digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Epistema: Jurnal Pendidikan Seni Budaya, 6(2), 98–109.
Wulan, D. S. A., Listia, W. N., Hidayati, I., & Sipahutar, R. J. (2025). Pengembangan multimedia dan alat peraga mendongeng berbantuan augmented reality berbasis budaya lokal pada PAUD. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1618–1629.
Utami, A. P., & Pamungkas, J. (2025). Kolaborasi seni musik dan tari sebagai media pembelajaran kreatif di PAUD. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 134–145.
Ginting, RB, & Prayudi, S. (2023). Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Untuk Merangsang Kemampuan Mengenali Konsep Geometri Di Taman Kanak-Kanak Fkip Unsyiah. Dalam Konferensi Internasional tentang Pendidikan, Sains, Teknologi dan Kesehatan (ICONESTH) (hlm. 556-571).
Rahmawati, N., & Suryanto, S. (2021). Pengembangan media video pembelajaran seni tari pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1340–1351.
Musdiani, M., Oktariana, R., Ginting, RB, Prayudi, S., Agustina, W., & Abadi, A. (2025). Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Digital Terintegrasi Stem Untuk Siswa Tk Save The Kids. Jurnal Buah Hati , 12 (1), 71-81.
Kurniawan, D., & Nurhayati, S. (2023). Digitalisasi seni tradisional sebagai media pembelajaran pada PAUD. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 88–99.
Pratiwi, R., & Hakim, L. (2024). Integrasi multimedia dalam pembelajaran seni budaya pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 145–156.
Yuliana, M., & Putra, A. (2025). Multimedia-based traditional art learning to support cultural preservation in early childhood education. International Journal of Early Childhood Education, 7(1), 1–12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics and Publication Malpractice Statement
This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in our journals, including the authors, the editors, the peer-reviewers and the publisher (Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia).
Ethical Guideline for Journal Publication
The publication of an article in a peer-reviewed JES is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the authors, the journal editors, the peer reviewers, the publisher and the society.
Directorate Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) as publisher of this Journal takes its duties of guardianship over all stages of publishing extremely seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.
Publication decisions
The editors of the journals are responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.
Fair play
An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.
Confidentiality
The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.
Disclosure and conflicts of interest
Unpublished materials disclosed in a submitted manuscript must not be used in an editor's own research without the express written consent of the author.